Seorang Pastor Mendadak Viral, Saat Berkotbah Tentang Pernikahan

- 13 September 2022, 20:32 WIB
Seorang Pastor Ketika Berkotbah Tentang Pernikahan
Seorang Pastor Ketika Berkotbah Tentang Pernikahan /Tangkapan Layar/

VOX TIMOR - Berkotbah tentang sakramen pernikahan, seorang pastor mendadak viral di media sosial.

Pastor tersebut dalam kotbahnya berbicara tentang kisah cinta tidak direstui orangtua yang sering terjadi.

Pasalnya, tentang cinta tidak direstui orangtua bukan hanya terjadi sekali dua kali. Tetapi sudah sering terjadi.

Baca Juga: Terbaru! Rekrutmen PPPK Tenaga Kesehatan Dibuka Akhir September 2022

Diketahui, ada berbagai cerita soal ini. Jika terpikir bahwa memaksa kehendak adalah solusi atas situasi ini, coba pikir ulang.

"Kita yang keluarga besar ini terlalu kaco untuk? Dua orang baku sayang, kita yang kaco, kita yang merumitkan. Memang kita yang mau nikah," kata seorang pastor dalam kotbahnya yang viral di tik-tok itu.

Menurut pastor, terkadang keluarga merumitkan segala keinginan pernikahan itu.

Baca Juga: Paling Berbahaya, Hacker Bjorka Menghebohkan Jagat Dunia Maya

"Kadang-kadang kita pung gila juga, tidak beraturan," kata pastor.

"Ketika kita merumitkan mereka punya pernikahan, bagaimana mereka memilih untuk lari. Nah kita yang duduk ini, mari kita berdoa," kata pastor dalam kotbahnya itu.

Karena itu, pastor mengajak masyarakat untuk belajar tentang tujuan pernikahan.

Baca Juga: Kenaikan BBM Menjadi Pemicu? Bukan 2023, Lalu Kapan Jadinya Honorer Dihapus

"Pernikahan mengajar kepada kita, kedua keluarga saling menerima. Tidak ada yang sempurna, didalam Tuhan kita belajar kesempurnaan," demikian kutipan dari kotbah pastor itu.

Renungkan: Perjuangkan atau Menyerah?

Restu orangtua menjadi salah satu pertimbangan utama untuk menentukan arah sebuah hubungan.

Disatu sisi kita berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga hubungan dengan pasangan, terlebih lagi bagi pasangan yang sudah lama menjalin asmara.

Baca Juga: Paling Berbahaya, Hacker Bjorka Menghebohkan Jagat Dunia Maya

Sedangkan di sisi lain, sebagai anak yang berbakti kepada orangtua, kita juga tidak ingin mengecewaknnya.

Sulitnya restu yang didapat dari orangtua bukan hanya semata-mata rasa kurang suka terhadap pasangan.

Ada faktor lain yang mungkin membuat mereka belum juga memberikan izinnya.

Beberapa yang sering terjadi adalah karenaperbedaan keyakinan, suku budaya, strata sosial dan status pernikahan.

Baca Juga: Kenaikan BBM Menjadi Pemicu? Bukan 2023, Lalu Kapan Jadinya Honorer Dihapus

Menikah itu tidak hanya menyatukan dua insan namun juga menyatukan dua keluarga.

Karena setiap pasangan mempunyai keluarga, maka restu keluarga (orang tua) juga diperlukan sebelum pernikahan itu berlangsung. Lalu bagaimanakah jika cinta itu tanpa restu?

Ada berbagai macam kasus yang terjadi ketika cinta itu tanpa restu, yaitu mereka akan melakukan hubungan yang sejatinya dilarang dan tidak berkenan di hadapan Tuhan.

Baca Juga: Paling Berbahaya, Hacker Bjorka Menghebohkan Jagat Dunia Maya

Adakah jodoh yang dari Tuhan akan melanggar norma yang baik? Tidak! Pasangan yang Tuhan beri adalah yang terbaik yang mampu menjaga kekudusan.

Pernah mempunyai teman dekat dan orang tua saya tidak merestui.

Selalu ada alasan-alasan mengapa orang tua saya tidak merestui.

Baca Juga: Terbaru! Ada Kemungkinan Honorer Batal Dihapus 2023, Begini Respon Menteri Azwar Anas

Dan saya mulai memahami bahwa pasangan yang dari Tuhan itu adalah seseorang yang mampu membawa damai sejahtera untuk kedua keluarga.

Saya bisa diterima di keluarga pasangan saya, dan pasangan saya bisa diterima di keluarga saya. Jadi restu itu memang dibutuhkan.

Kita mungkin sudah berdoa untuk meminta petunjuk kepada Tuhan apakah pasangan kita sudah tepat?

Dan kita tidak menyadari bahwa Tuhan sudah memberikan petunjuk melalui orang-orang terdekat kita.

Baca Juga: Ternyata 4 Prioritas Ini, Guru Honorer Tak Harus Ikut Tes Untuk Seleksi PPPK 2022

TUHAN, Allahmu, harus kamu ikuti, kamu harus takut akan Dia, kamu harus berpegang pada perintah-Nya, suara-Nya harus kamu dengarkan, kepada-Nya harus kamu berbakti dan berpaut.
Ulangan 13:4.***

 

 

 

 

 

 

Editor: Oktavianus Seldy Berek


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah