Ketua Dekranasda Malaka: Melalui Expo Apkasi, Produk dan Potensi Malaka Harus Lebih Terkenal

- 21 Juli 2022, 13:00 WIB
Ketua Dekranasda Malaka, drg. Maria Martina Nahak, M.Biomed
Ketua Dekranasda Malaka, drg. Maria Martina Nahak, M.Biomed /HK/diskominfomalaka/Vox Timor

VOX TIMOR - Kabupaten Malaka harus semakin dikenal pada semua ajang yang dilakukan dengan berbagai cara dan pendekatan. Apkasi Otonomi Expo 2022 sebagai salah satu ajang bergengsi pun harus menjadi sarana yang tepat untuk mempromosikan potensi dan produk yang dimiliki, karena diikuti hampir semua kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

Demikian dikatakan Ketua Dekranasda Malaka, drg. Maria Martina Nahak, M. Biomed ketika ditemui di hari kedua acara Apkasi Otonomi Expo 2022 yang berlangsung di Jakarta Convention Centre, Kamis, 21 Juli 2022.

Secara terperinci drg. Maria Nahak mengatakan di ajang ini, Malaka tampil dengan berbagai produk dan potensi.

Baca Juga: Kunjung ke NTT, Presiden Jokowi Resmikan Infrastruktur Pendukung Pariwisata

"Kabupaten Malaka membawa produk dan potensi khas seperti keripik pisang, abon ikan, kacang telur, abon ayam, jagung bunga, jagung bose, madu asli, kacang hijau, kacang tali, gula merah dan produk khas tenun ikat yang dimodifikasi seperti jaket, tas, sepatu, topi dan dasi," rincinya.

Ditanya soal harapannya terhadap expo ini, wanita yang sekarang konsen untuk pengembangan tenun ikat ini mengatakan, expo ini harus menjadikan Malaka lebih bersaing dengan daerah lain.

Baca Juga: Niat Koordinasi Malah Dituding Intimidasi, Ketua FORMAPP Dinilai Keliru

"Kita inginkan Malaka harus mampu bersaing dengan daerah lain di seluruh Indonesia dan semakin dikenal oleh Pemerintah Pusat," ungkapnya.

Kehadiran Wamendagri John Wempi Wetipo dan Gubernur Jawa Tengah yang secara khusus datang di Stand Kabupaten Malaka, drg. Maria Martina Nahak mengutarakan bahwa Malaka sudah dikenal oleh para pejabat negara di Republik ini.

Halaman:

Editor: Frederico Da Costa

Sumber: diskominfmalaka


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah