Pemda Malaka Rencananya Akan Membangun Objek Wisata Penangkaran Buaya

- 30 Juli 2022, 09:36 WIB
Geger Wali Kota Meksiko Menikahi Anak Buaya, Diramaikan dengan Musik Tradisional
Geger Wali Kota Meksiko Menikahi Anak Buaya, Diramaikan dengan Musik Tradisional /Ilustrasi /Pixabay
VOX TIMOR - Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki banyak potensi yang tak kalah menarik dari wilayah lainnya.
 
Dalam acara Klarifikasi bersama Forum Pimred Pikiran Rakyat Media Network (PRMN) se-Indonesia yang ditayangkan pada hari ini, Senin 25 Juli 2022, Bupati Malaka, Simon Nahak membeberkan bahwa Kabupaten Malaka memiliki empat potensi yang dapat dikembangkan, antara lain potensi laut, potensi pertanian, potensi peternakan dan potensi pariwisata.
 
Bupati Simon mengungkap akan mengembangkan setiap potensi yang ada, terlebih pada ekowisata di Malaka yang akan dijadikan pondasi pariwisata.
 
 
Bupati Malaka membeberkan rencananya akan membangun wisata terpadu dengan potensi objek buaya.
 
Sebagaimana diinformasikan, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur ini memiliki banyak sekali buaya yang berkeliaran.
Tentu masyarakat terutama para pekerja di sawah atau perairan akan menjadi resah dengan adanya hewan buas ini.
 
"Ada satu lokasi khusus karena jujur malaka ini terlalu banyak buaya. Banyak buaya, kadang kadang sangat membahayakan aktifitas manusia." ungkap Simon, Senin 25 Juli 2022.
 
 
Diberitakan sebelumnya, seekor buaya dengan ukuran kecil masuk kampung di Kabupaten Malaka menjadi viral di medsos.

Munculnya buaya yang ditemukan di saluran irigasi di tengah kota tersebut membuat heboh warga kampung bakateu, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka.

Dari tengah kerumunan itu terdengar suara seorang ibu yang mengatakan kepada pria tersebut bahwa yang dipegang buaya tersebut adalah manusia dan terdengar juga ada yang teriak kepada pria yang memegang buaya itu untuk segera melepas kempali ke laut, “bawah pi laut” dan ada lagi yang teriak bahwa “Coba lihat jarinya ada lima.”

Baca Juga: Menuju Prototipe Sekolah Antikorupsi, SD Unggulan Muhammadiyah Lemahdadi Ingin Lahirkan Generasi Berintegritas

Hoe ini manusia,” teriak ibu itu sembari melambai tangan untuk pergi.

Terlihat di Video tersebut setelah buaya itu ditangkap oleh warga lalu masih dibawa ke salah satu rumah adat yang bermana ( Uma Tasi ) membuat ritual.

Karena mereka menyadari bahwa itu bukan sembarangan buaya yang tiba -tiba muncul sehingga buaya tersebut harus dibawa ke rumah adat untuk menjalankan ritual adat.

Baca Juga: Video Syur Pria Mirip Ardhito Pramono, Menjadi Trending Twitter

Dengan munculnya buaya tersebut warga masyarakat malaka pada umumnya akui bahwa buaya tersebut jelmaan dari leluhur mereka.***

 

 

Halaman:

Editor: Oktavianus Seldy Berek


Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah