Drama Cinta Segi Tiga di Magelang, Ada Adegan Gantian Masuk Kamar Putri Candrawathi?

- 11 September 2022, 14:10 WIB
Isu 'Ajudan Favorit Nyonya', Susi Ungkap Pengakuan Mengejutkan Brigadir J dan Putri Candrawathi
Isu 'Ajudan Favorit Nyonya', Susi Ungkap Pengakuan Mengejutkan Brigadir J dan Putri Candrawathi /Pikiran Rakyat/

VOX TIMOR - Drama cinta segi tiga di Magelang hingga Duren Tiga masih menjadi sorotan publik.

Terlebih, pengakuan Bripka RR begitu penting dalam mengungkap skandal dugaan cinta segi tiga hingga pecahnya peristiwa pembunuhan Brigadir J di Duren Tiga Jumat 8 Juli 2022.

Kasus ini pun menyeret istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi sebagai tersangka. Namun benarkan arah dugaan pembunuhan berencana itu coba dilarikan ke dugaan pelecehan seksual?

Bripka RR yang tercatat sebagai tersangka sekaligus saksi dugaan pelecehan di Magelang, Jawa Tengah pada Kamis 7 Juli 2022 coba mengurai kasus ini lewat kuasa hukumnya, sejalan dengan adanya penjelasan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik.

Baca Juga: Pasangan Anda Kecanduan Seks: Simak Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Lantas sebenarnya apa yang terjadi antara Brigadir J dan Putri Candrawathi hingga membuat Ferdy Sambo tersulut emosi?

Baru-baru ini juga tersirat kabar ada peran penting dari sosok asisten rumah tangga Kuat Ma'ruf dalam peristiwa berdarah ini.

Pada keterangan awal, ada dugaan Brigadir J sempat membopong tubuh Putri Candrawathi ke kamar. Namun, kabar itu tidak terungkap dalam rekonstruksi.

Sebab, niat Brigadir J dan Bharada E membopong tubuh Putri Candrawathi dari ruang TV ke kamar itu dilarang oleh Kuat Ma'ruf.

Baca Juga: Laporan Putri Candrawathi: Brigadir Yoshua Meraba Paha, Payudara dan Alat Vitalnya di Duren Tiga

Kondisi Putri Candrawathi saat itu sedang sakit, namun adegan itu tak sepenuhnya dipublikasikan di Youtube Polri TV.

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik mengatakan, niat Brigadir J untuk membopong ibu Putri tidak sampai terlaksana. 

Sebab, Kuat Maruf yang merupakan sopir Putri Candrawathi melarang Brigadir J untuk memegang tubuh Putri Candrawathi.

Reka adegan itu diungkap Taufan Damanik untuk peristiwa yang terjadi 4 Juli di rumah Ferdy Sambo yang berada di Magelang.

“Sedang nonton televisi, terus Brigadir J mau bopong (Putri Candrawathi) ajak Richard (Bharada E),” ungkapnya. 

Baca Juga: Laporan Putri Candrawathi: Brigadir Yoshua Meraba Paha, Payudara dan Alat Vitalnya di Duren Tiga

“Terus Brigadir J mau bopong ajak Richard, ditegur sama Kuat. Dia hanya mau bopong, tapi nggak terjadi, karena langsung dilarang (Kuat Ma'ruf), 'hei jangan, apaan kau',”

Waktu itu, kata, Taufan, ada juga peristiwa yang tidak direkonstruksi dan terjadi di kamar Putri Candrawathi.

Yakni perihal Ibu Putri Candrawathi yang menangis dan didengar oleh Susi, asisten rumah tangganya.

“Itu kan peristiwa yang di kamar tidak direkonstruksikan. Iya Susi dengar ibu nangis-nangis,” ujarnya.

“Dia pertama mengira ibu PC sedih karena anaknya gitu, tapi itu kan sekali lagi versi kelompok mereka kan,” sambungnya.

Baca Juga: Laporan Putri Candrawathi: Brigadir Yoshua Meraba Paha, Payudara dan Alat Vitalnya di Duren Tiga

Menurut Taufan, istri dari Ferdy Sambo tersebut merupakan orang yang detail dalam menggambarkan kejadian.

Fakta yang dilihatnya bahwa Kuat Ma'ruf asisten rumah tangga Ferdy Sambo mengacungkan pisau ke Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) saat di Magelang.

“Yang dilihat Bripka RR hanya Kuat Ma'ruf mengacungkan pisau di Magelang. Itu saja,” jelas Pengacara Bripka RR, Erman Umar, Jumat, 9 September 2022.

Awal peristiwa itu ketika Ricky Rizal tengah menuju ke SMA Taruna Nusantara. Tempat dua anak Sambo sekolah.

Saat itu Bripka RR bersama Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu.

Di perjalanan, Richard mendapat telepon dari Putri Candrawathi, istri Sambo, untuk segera kembali ke rumah. 

Halaman:

Editor: Bojes Seran


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah