Gegara Kulit Buah Nangka, Pria di Ruteng Aniaya Pamannya Hingga Tewas

- 8 Januari 2023, 21:42 WIB
Ilustrasi keponakan memukul pamannya hingga tewas
Ilustrasi keponakan memukul pamannya hingga tewas /Foto sceenshot/Antaranews

VOX TIMOR- Pria berinisial FAA (31) asal Pitak, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai memukul pamannya, LJD hingga tewas. 

Kasus tersebut bermula akibat masalah sepele namun pelaku dalam keadaan mabuk minuman keras (miras).

Kapolres Manggarai, AKBP Yoce Marten melalui Paur Humas, IPDA I Made Budiarsa mengungkapkan berdasarkan informasi dari Chsrisynta P. Dale yang merupakan anak kandung korban dijelaskan bahwa, pukul 11.00 Wita ia bersama korban dan ibunya sedang duduk bercerita di ruang tamu rumah setelah kembali dari tempat acara permandian di rumah tetangga.

Pelaku  yang dalam kondisi dipengaruhi minuman keras (miras) pulang ke rumahnya yang berdampingan dengan rumah korban. Kemudian, terdengar suara pelaku marah-marah di depan rumahnya karena melihat ada tumpukan sampah (Kulit Nangka) di selokan depan rumahnya.

“Dan terdengar suara geramannya kepada korban yang menjabat sebagai ketua Wilayah sekaligus ketua Lingkungan di tempatnya dengan kalimat Percuma kepala lingkungan tetapi tidak bisa menjaga kebersihan,” ungkap I Made.

Mendengar geraman pelaku, korban bersama anak dan istrinya menuju ke rumah pelaku dan menanyakan maksud ucapan dari pelaku. Tidak terima dengan kedatangan korban pelaku dan korban sempat cekcok mulut dan berujung pada penganiayaan yang dilakukan pelaku terhadap korban.

“Pelaku emosi mendengar pernyataan dari korban dengan kata-kata; Kenapa sampai kau begitu, inikan bisa diangkat saja. Lalu pelaku menjawab kenapa sampah dibuang di got tidak ditempat sampah. Setelah itu, pelaku mendorong korban dan langsung memukul korban tepat di bagian muka sehingga membuat korban terjatuh dan  tidak sadarkan diri,” kata I Made.

Korban kemudian dilarikan ke RS Ben Mboi Ruteng untuk mendapat pertolongan medis. Namun, ditengah perjalanan nyawa korban tidak tertolong.

Pukul 15.00 Wita, anak dan istri korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Manggarai. Anggota kepolisian kemudian mendatangi TKP namun pelaku tidak berada di tempat. Namun, polisi terus melakukan pencarian hingga berhasil menangkap pelaku.

Halaman:

Editor: Alfando Satrio


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah