Pemprov NTT Tunda Kenaikan Tiket Masuk Pulau Komodo, Sandiaga Uno: Tidak Ada Pembatalan atau Penundaan

- 8 Agustus 2022, 14:22 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menanggapi pernyataan senator Australia, Pauline Hanson
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menanggapi pernyataan senator Australia, Pauline Hanson /Antara/Sigid Kurniawan/

VOX TIMOR - Kadisparekraf Provinsi NTT, Zet Sony Libing menjelaskan, pemberlakuan tarif baru ke TN Komodo ini berlaku sampai 1 Januari 2023.

Dia menyebut, keputusan ini dibuat menyusul adanya masukan dari sejumlah pihak, termasuk tokoh agama.

Baca Juga: Cek Fakta: Formasi PPPK Guru 2022 Bagi Tahap 3 Akan Dibuka Bulan September?

"Setelah mendengar masukan-masukan itu, pemerintah provinsi NTT lalu mengambil kebijakan soal dispenssasi ini. Dan 1 Januari 2023, pemerintah menerapkan tarif baru itu secara optimal," ujar Sony Libing dalam konferensi pers di Kupang, Senin, 8 Agusutus 2022.

Menurut Sony, Pemprov NTT memberikan ruang yang lebih besar untuk melakukan sosialisasi dengan seluruh lapisan masyarakat di Labuan Bajo.

Apalagi, kata dia, Presiden Jokowi meminta Pemprov NTT melakukan sosialisasi dan dialog dengan berbagai stakeholder.

Baca Juga: Ayam Jago Senilai 4 Juta Mati Misterius, Warga Malaka Diimbau Waspada Penyakit Pada Ternak

"Terutama para pelaku pariwisata agar mendapatkan pemahaman yang sama tentang kebijakan kenaikan tarif masuk itu," ungkap dia.

Sony menjelaskan, pemerintah mempunyai dua visi besar dalam memberlakukan tiket mahal ke TNK.

Halaman:

Editor: Anang Fauzi


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah