Pilkada Malaka 2024, Simon dan Kim Berpotensi Pecah Kongsi? Ini Kata Pengamat Politik

- 10 Juli 2022, 19:41 WIB
Dr. Stanis Klau, S.Sos,M.I.Kom.
Dr. Stanis Klau, S.Sos,M.I.Kom. /Pengamat politik asal Malaka,/Voxtimor

VOX TIMOR - Kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Malaka, Simon Nahak dan Kim Taolin baru berjalan satu tahun lebih sejak dilantik pada April 2021 lalu.

Pasangan ini tampak kompak semenjak tampil berkampanye hingga meraih kemenangan pada pilkada 9 Desember 2020.

Sejauh ini, pasangan yang akrab dengan akronum SNKT ini tampak akur dan harmonis.

Baca Juga: Goyang Bento Gunakan Lagu Iwan Fals, Mendadak Viral di NTT

Namun, kini pasangan ini sedang diterpa isu pecah kongsi (pekong).

Keduanya disebut-sebut mulai tak akur karena berbagai persoalan, Benarkah demikian?

Hal ini terbaca dari sayup-sayup, bisik-bisik politisi dan jurnalis yang membincangkan SNKT yang sudah pecah pekong.

Pengamat Politik

Pecah kongsi dalam Pilkada Serentak 2024 pun menjadi sorotan pengamat politik asal Malaka, Dr. Stanis Klau, S.Sos,M.I.Kom.

Keputusan ada pada kedua pasangan petahana, terkait pekong atau tidak bersama pada Pilkada 2024 mendatang.

Baca Juga: Berikut Ini, Tips Bagi Anda Yang Ingin Hadapi Pelakor

Menurutnya isu pecah kongsi dipengaruhi berbagai faktor.

Dia menyebut pasangan petahana biasa pekong karena alasan kecemburuan antar dua tokoh itu sendiri atau karena faktor lingkaran dalam kekuasaan.

Misalkan, kewenangan wakil kepala daerah tidak sebesar kepala daerahnya. Wakil kepala daerah hanya sebatas pada membantu tugas-tugas kepala daerah.

Baca Juga: Kisah Pilu Pria yang Ditinggal Istrinya Selingkuh Untuk Kali Kedua

Kedua, tentu diinginkan oleh orang di sekelilingnya untuk tampil eksis dan itu sangat wajar lantaran merupakan tabiat setiap invidu atau kelompok ketika berkuasa.

"Bisa juga, Wakil merasa kewenangannya terbatas,”tandasnya.

Namun demikian, Doktor Stanis menilai apakah isu terkait pecah kongsi SNKT ini benar terjadi?

Baca Juga: Bupati Malaka; Terima Kasih Diaspora Malaka di Surabaya Atas Dukungan Untuk SNKT

"Saya tidak tahu pasti akan kebenaran bisik-bisik pekong itu. Benar atau tidak, saya berharap mereka berdua lebih bijak menjaganya agar tidak sampai terekspos ke ruang publik atau benar terjadi. Empatilah terhadap keadaan masyarakat Malaka yang masih prihatin. Rakyat tidak senang hal seperti itu," katanya.

Menurut Doktor Stanis, memprediksikan jika Kim Taolin benar-benar memilih untuk maju dengan pasangan baru pada 2024, ini akan menjadi "karpet merah" bagi pasangan ketiga.

Ia juga mengatakan jika terjadi kesalahan dalam komunikasi, masalah yang seharusnya hanya persoalan kecil dapat terlihat seolah masalah yang besar.

Baca Juga: Berikut Ini, Tips Bagi Anda Yang Ingin Hadapi Pelakor

"Akan teramat arif dan bijak kiranya, opini (politik) di ruang publik bernuansa kesejukan. Alangkah indahnya sama - sama, terus merawat sinergitas demi Malaka tercinta," kata Doktor Stanis, kepada Voxtimor, Selasa 5 Juli 2022.***

 

 

 

 

 

 

 

Editor: Oktavianus Seldy Berek


Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah