Pilkada Malaka 2024, Simon dan Kim Berpotensi Pecah Kongsi? Ini Kata Pengamat Politik

- 10 Juli 2022, 19:41 WIB
Dr. Stanis Klau, S.Sos,M.I.Kom.
Dr. Stanis Klau, S.Sos,M.I.Kom. /Pengamat politik asal Malaka,/Voxtimor

Keputusan ada pada kedua pasangan petahana, terkait pekong atau tidak bersama pada Pilkada 2024 mendatang.

Baca Juga: Berikut Ini, Tips Bagi Anda Yang Ingin Hadapi Pelakor

Menurutnya isu pecah kongsi dipengaruhi berbagai faktor.

Dia menyebut pasangan petahana biasa pekong karena alasan kecemburuan antar dua tokoh itu sendiri atau karena faktor lingkaran dalam kekuasaan.

Misalkan, kewenangan wakil kepala daerah tidak sebesar kepala daerahnya. Wakil kepala daerah hanya sebatas pada membantu tugas-tugas kepala daerah.

Baca Juga: Kisah Pilu Pria yang Ditinggal Istrinya Selingkuh Untuk Kali Kedua

Kedua, tentu diinginkan oleh orang di sekelilingnya untuk tampil eksis dan itu sangat wajar lantaran merupakan tabiat setiap invidu atau kelompok ketika berkuasa.

"Bisa juga, Wakil merasa kewenangannya terbatas,”tandasnya.

Namun demikian, Doktor Stanis menilai apakah isu terkait pecah kongsi SNKT ini benar terjadi?

Baca Juga: Bupati Malaka; Terima Kasih Diaspora Malaka di Surabaya Atas Dukungan Untuk SNKT

Halaman:

Editor: Oktavianus Seldy Berek


Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah