Senada dengan PDIP, DPP NasDem Kecam Wacana Ketum PKB dan PAN yang Ingin Tunda Pemilu 2024

- 25 Februari 2022, 21:57 WIB
Ketua DPP Partai Nasdem, Teuku Taufiqulhadi
Ketua DPP Partai Nasdem, Teuku Taufiqulhadi /Dok. Teuku Taufiqulhadi

Vox Timor – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem mengecam wacana perpanjangan masa jabatan presiden seiring usulan agar Pemilu 2024 ditunda karena alasan pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Ketua DPP Partai Nasdem, Teuku Taufiqulhadi menilai, usulan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar tersebut tak bertanggung jawab. Ia mengaku tak habis pikir karena ingin masa jabatan diperpanjang, lantas konstitusi harus dirusak.

“Kita tidak mampu membayangkan hanya karena ingin memperpanjang setahun atau dua tahun masa kepresidenan, lantas konstitusi mau diobrak-abrik,” kata Taufiq dalam keterangannya, Jumat 25 Februari 2022 dikutip Vox Timor dari suara.com.

Baca Juga: Setelah PKB, Ketua PAN Zulkifli Hasan Dukung Usulan Penundaan Pemilu 2024, Berikut Alasannya

Dia berujar, wacana memperpanjang masa jabatan presiden demi tujuan pragmatis para politisi, tidak setara dengan kerusakan konstitusi yang ditimbulkan.

Kata Taufiq, usul itu juga tidak konsisten dengan jadwal Pemilu yang sudah disepakati pemerintah jatuh pada 14 Februari 2024. Menurut dia, usulan perpanjangan masa jabatan presiden, selain bertabrakan dengan konstitusi dan kesepakatan jadwal UU Pemilu, juga menghancurkan konsolidasi demokrasi.

Baca Juga: Melchias Marcus Mekeng Sebut Golkar Sedang Kaji Usulan Presiden Jokowi Tiga Periode

“Usul perpanjangan masa ke presiden ini dengan cara membongkar UUD, sungguh tidak mempertimbangkan kehancuran lebih jauh dari rencana-rencana perbaikan demokrasi bangsa,” katanya.

Wacana penundaan Pemilu sebelumnya disampaikan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar pada Rabu 23 Februari 2022 lalu. Dia menilai penundaan pemilu penting demi stabilitas pemulihan ekonomi akibat pandemi. PAN belakangan telah menyatakan sikap mendukung usulan itu.

Halaman:

Editor: Emanuel Dile Bataona

Sumber: suara.com


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah