Kadis PMD Mabar, ajak warga awasi penggunaan dana desa

- 16 Desember 2022, 12:05 WIB
Ilustrasi Kadis PMD Mabar Melkior Nurdin
Ilustrasi Kadis PMD Mabar Melkior Nurdin /bojes seran/

VOX TIMOR - Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur mengajak warga untuk terlibat mengawal dan mengawasi penggunaan Dana Desa untuk pembangunan infrastruktur di desa masing-masing.

"Masyarakat tidak boleh hanya menjadi penonton, tapi harus mengawal realisasi Dana Desa dan terlibat dalam pembangunan di desa," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Manggarai Barat Melkior Nurdin di Labuan Bajo, Kamis, 15 Desember 2022 kemarin.

Pemerintah pusat telah menggelontorkan Dana Desa untuk pembangunan infrastruktur desa dan pengembangan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Meriahkan Hari Juang Ke-77 TNI AD, Kodim 1624/Flotim salurkan sembako

Ia mengatakan pembangunan infrastruktur desa yang bersumber dari Dana Desa tersebut harus dikerjakan oleh masyarakat. Mereka pun harus terlibat aktif dalam mengawal penggunaan Dana Desa tersebut.

"Jika masyarakat terlibat dalam pengerjaan proyek infrastruktur di desa maka dipastikan pengerjaan pembangunan yang bersumber dari Dana Desa itu bisa berkualitas dan bermutu," katanya.

Dia mengatakan jumlah Dana Desa yang diberikan setiap tahun terus mengalami peningkatan. Oleh karena itu, masyarakat harus mengawal Dana Desa agar penggunaannya tepat sasaran dan tepat guna.

Baca Juga: selama pandemi Obat berbahan alam berpotensi berkembang

Masyarakat pun diminta untuk terlibat dalam berbagai pertemuan terkait pengelolaan Dana Desa.

Dia juga mengajak masyarakat untuk melaporkan kejanggalan dari penggunaan Dana Desa yang mereka temukan.

"Kami sangat mendorong keterlibatan masyarakat untuk mengawal pemanfaatan Dana Desa bagi mereka," katanya.

Kepala Desa Liang Sola Adrianus Harsi menyatakan kesiapan warganya untuk mengawal penggunaan Dana Desa. Desa Liang Sola di Kecamatan Lembor memiliki media informasi yang diakses secara baik oleh masyarakat desa, baik lewat grup WhatsApp dan publikasi media lewat akun Facebook.

Baca Juga: Kemenko PMK Imam Pasli : Sangat penting dalam membangun budaya sadar risiko

Dia menyebut semua media itu ruang yang digunakan agar publik bisa melakukan pengawasan terhadap kebijakan desa dan alokasi anggaran Dana Desa.

Dia menegaskan bahwa desa menyambut baik semua kritikan dan masukan untuk pembangunan desa.

"Masyarakat aktif memberikan masukan dan mengawasi pemanfaatan dana yang dikeluarkan untuk pembangunan desa. Partisipasi masyarakat desa untuk mengawal Dana Desa sangat baik di sini," ucapnya.***

 

 

 

 

 

Editor: Bojes Seran

Sumber: ANTARA


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah