Presiden Ukraina Senang Ditelepon Jokowi, Kira-kira Bahas Apa Yah?

- 28 April 2022, 15:25 WIB
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengungkap ia menghargai undangan Jokowi untuk datang ke KTT G20.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengungkap ia menghargai undangan Jokowi untuk datang ke KTT G20. /Instagram/jokowi/zelensky_official/

VOX TIMOR - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky baru saja dihubungi oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi melalui sambungan telepon. 

Hal tersebut diketahui dari cuitan akun pribadi Twitter milik Presiden Zelensky pada Rabu 27 April 2022.

Meski tidak bertemu langsung, dalam cuitannya Zelensky mengucapkan rasa terima kasih kepada Presiden Jokowi atas dukungannya kepada Ukraina. 

Baca Juga: Viral Keluarga Gelar Sayembara Cari Suami untuk Anaknya, Dapat Hadiah Mobil, Rumah sampai Tanah 2 Hektare

Termasuk dukungannya di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Selain memberikan dukungan pada Ukraina, kedua kepala negara tersebut juga membahas isu masalah ketahanan pangan.

Baca Juga: Liverpool vs Villarreal: The Reds Menang Berkat Sadio Mane

“Terima kasih atas dukungan terhadap kedaulatan Ukraina dan integritas teritorial, khususnya untuk posisi yang jelas di PBB," cuit Volodymyr dalam akun Twitternya seperti dikutip Vox Timor, Kamis 28 April 2022.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Kamis, 28 April 2022: Waspada 28 Wilayah di Indonesia Alami Cuaca Ekstrem

Dalam cuitannya, Zelensky juga mengucapkan terima kasih karena telah diundang untuk menghadiri acara pertemuan G-20 yang diselenggarakan di Bali pada November mendatang.

“Sangat menghargai undangan ke saya untuk hadir ke pertemuan G20," tambahnya.

Baca Juga: Mendadak Tim KPK Dipecah, Lantas Bergerak ke Rumah Bupati Bogor Ade Yasin

Dalam pertemuan KTT G20, Indonesia juga turut mengundang Rusia yang memang masuk dalam anggota G-20. 

Hal ini tentu memicu kontroversi, mengingat aksi Rusia yang melancarkan berbagai serangan ke Ukraina sejak 24 Februari lalu.

Baca Juga: Jadi Tersangka Bersama Bupati Bogor, 4 Pegawai BPK Perwakilan Jabar Langsung Dinonaktifkan

Sejumlah negara anggota seperti Amerika Serikat (AS) hingga Kanada, meminta kehadiran Rusia pada forum G-20 diboikot. 

Desakan mengundang Ukraina untuk hadir dalam forum pertemuan juga terus disampaikan sejumlah negara.

Baca Juga: Istri dari Randy Badjideh Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Astri dan Lael, Begini Ceritanya

Hal tersebut seiring dengan tetap diperbolehkannya Rusia dalam forum tersebut. Apalagi, Duta Besar Rusia untuk Indonesia di Jakarta, Lyudmila G Vorobyova sempat mengatakan ada kemungkinan Presiden Rusia Vladimir Putin hadir ke acara puncak di Bali akhir tahun ini.

Meski belum ada konfirmasi apakah Zelensky akan menghadiri acara tersebut atau tidak, namun sehari sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sudah terlebih dulu berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri Ukraina Dymto Kuleba, melalui sambungan telepon.

Baca Juga: KPK Menangkap 12 Orang Dalam OTT di Jawa Barat, Termasuk Ade Yasin

Menurut Retno, dalam pembicaraannya tersebut, mereka berdua membahas isu tentang konflik geopolitik, termasuk krisis kemanusiaan di Ukrania.

"Saya menyampaikan kesiapan Indonesia untuk memberikan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat di Ukraina," katanya melalui akun Twitter @Menlu_RI.

Baca Juga: Eropa Tarik Peredaran Vaksin Moderna karena Terkontaminasi Benda Asing, Inilah Penjelasan BPOM

Retno Marsudi juga menyatakan bahwa Indonesia akan berusaha semakismal mungkin untuk mendukung upaya penyelesaian konflik secara damai melalui perundingan.

Baca Juga: Rahmat Bagja Minta Jajaran Penyelenggara Pemilu Kuasai Aturan UU Pemilu dan UU Pilkada

Perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina sudah memasuki dua bulan dan hingga saat ini belum menunjukan arah gencatan senjata.***

Editor: Emanuel Dile Bataona

Sumber: Twitter @Menlu_RI


Tags

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah