Skandal di Magelang: Om Kuat Maruf Sekamar Dengan Nyonya Putri Sambo

- 7 September 2022, 09:22 WIB
Akhirnya Terungkap Keberadaan Susi Usai Disebut Jadi Saksi Utama Putri Candrawathi di Kasus Brigadir J
Akhirnya Terungkap Keberadaan Susi Usai Disebut Jadi Saksi Utama Putri Candrawathi di Kasus Brigadir J /tangkap Layar YouTube Polri TV/

VOX TIMOR - Skandal perselingkuhan Putri Candrawathi dengan sang sopir Kuat Maruf belakangan, turut membumbui kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Susi, seorang Asisten Rumah Tangga (ART) Ferdy Sambo memang tahu bahwa Kuat Maruf berada di Kamar Putri Candrawathi saat berada di rumah Magelang. 

Terbukti, hasil rekonstruksi Magelang, Jawa Tengah, Susi kabarnya tahu jika Kuat Maruf lebih dulu berada di Kamar Putri Candrawathi.

Baca Juga: Waduh! BAP Putri Candrawathi Berbeda Dengan Keterangan Saksi Lain

Namun apa yang dilakukan Kuat Maruf saat berada di kamar istri mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo itu?

Dari cerita inilah maka isu dugaan perselingkuhan antara Putri Candrawathi dengan Kuat Maruf ramai jadi perbincangan publik.

Meski Susi tahu Kuat Maruf, yang juga teman ART di rumah Ferdy Sambo, ada di kamar Putri Candrawathi tidaklah membuktikan secara kuat isu perselingkuhan tersebut terjadi. 

Kuat Maruf merupakan asisten rumah tangga (ART) merangkap supir keluarga Ferdy Sambo santer dikabarkan selingkuh dengan Putri.

Baca Juga: Viral Lagi! Mantan Bupati di NTT Menikah Dalam Penjara, Ternyata Marianus Sae

Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto turut menjawab isu perselingkuhan antara Putri Candrawathi dengan Kuat Maruf yang santer beredar belakangan ini.

Komjen Agus Andrianto menjelaskan sejumlah saksi dan tersangka telah memberikan keterangan kepada penyidik Bareskrim Polri dalam mengungkap kasus pembunuhan Brigadir.

Komjen Agus menyebut isu hubungan gelap atau perselingkuhan Putri dan Joshua lebih kuat dibandingkan dengan Kuwat di Magelang.

Baca Juga: Tiga Nama Jenderal Terseret Drama Ferdy Sambo

Meski begitu, Komjen Agus tetap belum yakin dengan kebenaran tersebut. Karenanya dia mengatakan hanya Allah SWT, Joshua dan Putri yang lebih tahu kejadian di Magelang ini apa perselingkuhan atau pelecehan seksual.

Menurut Komjen Agus Andrianto, isu perselingkuhan Putri dan Kuwat tidak ditemukan bukti usai mendapat keterangan beberapa saksi.

Katanya, sebelum kejadian pembunuhan berencana Brigadir Joshua di Duren Tiga, Jaksel, Kuwat Ma’ruf baru masuk kerja setelah pandemi Covid-19.

Baca Juga: Tiga Nama Jenderal Terseret Drama Ferdy Sambo

“Kalau isu dengan Kuwat kok jauh ya. Karena Kuat baru seminggu masuk setelah hampir dua tahun karena pandemi Covid-19 (Kuwat dikabarkan terpapar Covid),” kata Komjen Agus.

Komjen Agus kembali menegaskan kalau peristiwa pelecehan seksual atau hubungan intim ini hanya diketahui oleh Allah SWT, Putri dan Brigadir Joshua.

“Saya pernah ungkapkan yang tahu hanya Allah, PC dan almarhum J yang tahu pastinya,” katanya.

Agus mengatakan, tugasnya hanya melakukan penyelidikan berdasarkan adanya keterangan saksi dan bukti yang ada.

Baca Juga: Ferdy Sambo Pasrah? Hasil Uji Kebohongan Bharada E, Brigadir RR dan Kuat Maruf: Akhirnya Jujur

“Kebenaran hakiki hanya milik Allah SWT. Kebenaran duniawi tentu didasari atas keterangan saksi-saksi dan bukti,” lanjutnya.

Kronologi Oleh Komjen Agus Andrianto 

Ramainya isu perselingkuhan Putri Candrawathi dengan sang sopir Kuat Ma`ruf turut didalami kepolisiaan dalam penanganan kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Dengan membongkar isu perselingkuhan istri Ferdy Sambo dengan Kuat Ma`ruf tentunya akan menguak di antara motif terjadinya pembunuhan berencana terhadap Brigadir J di rumah Eks Kadiv Propam tersebut.

Begitupun dengan barang bukti diperlukan untuk menjawab isu perselingkuhan Putri Candrawathi dan Kuat Ma`ruf yang santer dibicarakan seiring adanya adegan dalam rekonstruksi bahwa sang sopir ada di kamar Putri.     

Baca Juga: Sebut Sambo Bos Mafia, Ketua Komnas HAM: Saya Siap Pertanggungjawabkan

Kepala Bareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengungkapkan hasil tim setelah melakukan pemeriksaan dan konfirmasi kepada saksi-saksi dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Komjen Agus Andrianto menengarai kemungkinan perselingkuhan Putri Candrawathi dan Kuat sangatlah kecil, sehingga sangat sulit untuk dibuktikan.

Disebutkan Komjen Agus, tidak ada bukti kuat yang bisa mengungkap isu dugaan perselingkuhan antara Putri Candrawathi dengan Kuat Ma`ruf.

Padahal bukti diperlukan untuk mengungkapkan suatu kenyataan yang benar. Sedangkan timsus belum menemukan adanya bukti kuat perselingkuhan antara istri Ferdy Sambo dengan Kuat Ma`ruf.

Demikian tersebut, berdasarkan informasi yang diberikan oleh para saksi dan tersangka, sehingga Komjen Agus Andrianto meyakini perselingkuhan Putri Candrawathi dan Kuat Ma`ruf tidak benar.

Baca Juga: Bikin Malu! Mertua Tonton Malam Pertama Pasangan Pengantin Baru

"Kalau isu (Putri Candrawathi) dengan Kuat (Ma'ruf) kok jauh ya," ujar Agus, Senin 5 September 2022.

"Kuat baru seminggu masuk setelah hampir dua tahun karena pendemi Covid-19 (yang bersangkutan kena covid). Hal ini terkonfirmasi saksi-saksi lainnya," imbuh Komjen Agus Andrianto.

Di bagian lainnya, memang Susi, seorang Asisten Rumah Tangga (ART) Ferdy Sambo tahu bahwa Kuat Ma`ruf ada di Kamar Putri Candrawathi saat berada di rumah Magelang. 

Meski Susi tahu Kuat Ma`ruf, yang juga teman ART di rumah Ferdy Sambo, ada di kamar Putri Candrawathi tidaklah membuktikan secara kuat isu perselingkuhan tersebut terjadi.

Apalagi sejumlah saksi dan tersangka telah memberikan keterangan kepada penyidik Bareskrim Polri dalam mengungkap kasus pembunuhan Brigadir J.

Baca Juga: Bikin Malu! Mertua Tonton Malam Pertama Pasangan Pengantin Baru

Dalam ungkap kasus pembunuhan Brigadir J, penyidik juga menggali keterangan berbagai kemungkinan terkait kasus. Di antaranya, isu perselingkuhan Putri Candrawathi dengan Kuat Ma`ruf.

Alhasil, penyidik tidak mendapatkan bukti adanya perselingkuhan antara istri Ferdy Sambo dengan Kuat Ma`ruf yang merupakan sopir pribadi sekaligus salah satu ART di rumahnya.

Dari keterangan Putri Candrawathi dan saksi lainnya, isu perselingkuhan tersebut tidak terbukti.

Sebelumnya dalam rekonstruksi yang berlangsung Rabu 30 Agustus 2022, di Magelang, Kuat Ma'ruf berada di dalam kamar Putri Candrawathi lebih dulu daripada Brigadir J.

Hal ini menimbulkan pertanyaan di masyarakat hingga memunculkan isu perselingkuhan antara Putri Candrawathi dengan Kuat Ma`ruf.

Saat kejadian di Magelang, ada saksi lain yaitu Susi.

Baca Juga: Bikin Malu! Mertua Tonton Malam Pertama Pasangan Pengantin Baru

Susi ada di tangga dekat kamar Putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf berada di bawah sedang merokok.

Kuat Ma`ruf melihat Brigadir J keluar dari kamar Putri Candrawathi.

Susi kemudian disebutkan tahu Kuat Ma`ruf ada di kamar yang masuk untuk memastikan kondisi Putri Candrawathi.

"Hal ini terkomunikasi antara S (Susi) dan KM (Kuat). KM ada di kamar untuk memastikan kondisi PC (Putri) yang ada di kamar terduduk di depan kamar mandi dikuatkan dengan keterangan S," ungkap Agus.

Di bagian lainnya, Komjen Agus Andrianto juga mengisyaratkan dugaan pelecehan seksual yang dialami Putri Candrawathi di Magelang dapat diproses apabila didukung alat bukti.

Ia menyayangkan, dugaan pelecehan tersebut tidak dilaporkan oleh Putri maupun Ferdy Sambo ke Polres setempat pada hari kejadian.

Sehingga tidak ada olah tempat kejadian perkara dan pengambilan bukti-bukti terkait kejadian itu.

Baca Juga: Kapolda Metro Jaya dan Ferdy Sambo Berpelukan, Fadil Imran: Saya Berikan Support Adik

“Sepanjang didukung dengan alat bukti ya kami proses. Sayangnya mereka tidak melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian (Polres), sehingga ada olah TKP dan pengambilan bukti-bukti terkait kejadian tersebut,” kata Andrianto, Senin 5 September 2022.

Diketahui, Putri Candrawathi pernah membuat laporan dugaan pelecehan seksual oleh Brigadir J ke Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat 8 Juli 2022 dengan TKP Kompleks Polri Duren Tiga. 

Diduga laporan itu sebagai skenario untuk mengaburkan peristiwa yang sebenarnya, yakni penembakan terhadap Brigadir J.

Laporan itu dihentikan penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri pada 12 Agustus 2022, karena tidak ditemukan peristiwa pidananya. 

Putri Candrawathi ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J. Tersangka lainnya, Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka RR dan Kuat Ma`ruf.

Baca Juga: Bikin Malu! Mertua Tonton Malam Pertama Pasangan Pengantin Baru

Kembali terkait keterangan saksi-saksi di Magelang, penyidik mendapat informasi pada saat kejadian Susi sedang berada di tangga dekat kamar Putri di Magelang. 

Pada saat yang sama tersangka Kuat Ma’ruf berada lantai bawah sedang merokok.

Dalam keterangannya, Kuat mengaku melihat Brigadir J mengendap-endap keluar dari kamar Putri. 

Sebelumnya, Susi mengaku mendengar Putri Chandrawati diduga sedang menangis, merintih atau ekspresi lainnya.

“Hal ini terkonfirmasi antara S (Susi) dan dan KM (Kuat Ma’ruf). KM ada di kamar untuk memastikan kondisi PC (Putri) yang ada di kamar terduduk di depan kamar mandi. Keterangan ini dikuatkan dengan keterangan Susi,” kata Komjen Agus Andrianto menegaskan.***

 

 

 

 

 

 

Editor: Oktavianus Seldy Berek


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Pemilu di Daerah

x