Kurangi Makan Nasi? Presiden Jokowi: Rakyat Tak Bergantung Pada Beras

- 14 Agustus 2022, 20:42 WIB
Masih Belum Terugkap, Jokowi Peringati Agar Kasus Kematian Brigadir J Dibuka Sejujur-jujurnya: USUT TUNTAS!
Masih Belum Terugkap, Jokowi Peringati Agar Kasus Kematian Brigadir J Dibuka Sejujur-jujurnya: USUT TUNTAS! /dok. YouTube Sekretariat Presiden/

VOX TIMOR - Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah ingin ada diversifikasi bahan pangan. Jadi, konsumsi utama pangan masyarakat tidak hanya bergantung pada beras saja.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional dalam menghadapi ancaman krisis pangan global.

Melansir Setkab.go.id, Komitmen tersebut disampaikan Presiden Jokowi usai menerima Penghargaan Sistem Pertanian-Pangan Tangguh dan Swasembada Beras Tahun 2019-2021 melalui Penggunaan Teknologi Inovasi Padi dari Institut Penelitian Padi Internasional (IRRI), di Istana Negara, Jakarta, Minggu 14 Agustus 2022.

Baca Juga: Kapolres Malaka Didesak Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi yang Telah Dilaporkan, 'Jangan Jadikan ATM Berjalan'

“Di tengah ancaman krisis pangan di tingkat global, sekali lagi pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi, menjamin ketercukupan pangan di dalam negeri, dan sekaligus memberikan kontribusi bagi kecukupan pangan dunia,” ujarnya.

Presiden Jokowi menuturkan bahwa pemerintah telah membangun sejumlah infrastruktur di bidang pertanian, mulai dari bendungan, embung, hingga jaringan irigasi guna mendukung peningkatan hasil produksi pertanian nasional.

Baca Juga: IPW Sebut Ada Mafia, Ferdy Sambo Sebagai Geng Mafia di Tubuh Polri

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga memanfaatkan varietas-varietas unggul padi, melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi sehingga Indonesia dapat mencapai swasembada beras dengan produksi beras yang surplus selama tiga tahun terakhir.

“Penghitungan oleh BPS (Badan Pusat Statistik), stok kita di lapangan jumlahnya juga di akhir bulan April 2022 tertinggi, yaitu 10,2 juta ton,” ujar Presiden.

Halaman:

Editor: Oktavianus Seldy Berek

Sumber: setkab


Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah