Pemkab Matim Bangun Air Minum Bersih di Desa Rana Masak, Kades:’Kami sangat bersyukur’

- 30 Oktober 2022, 20:53 WIB
Potret air keran warga saat menampung air
Potret air keran warga saat menampung air /Bojes seran/


VOX TIMOR-Musim kemarau adalah prahara bagi warga Lewe, Desa Rana Masak. Bagaimana tidak, kemarau yang selalu datang setiap tahun itu membuat pekerjaan rumah mereka lebih sulit, terutama dalam memenuhi kebutuhan air.

Di sekitar kampung yang terletak di Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) itu, cuma ada satu mata air yang bisa dijangkau masyarakat. Untuk itu, mereka harus mengantri berjam-jam di mata air itu agar bisa mendapatkan air.

Itu bukan pekerjaan mudah. Debit air yang sangat kecil mengharuskan mereka mengantri sembari menunggu air memenuhi bak penampung untuk selanjutnya dipindahkan ke setiap jerigen.

Bukan hanya itu, hal yang juga tak kala sulit ialah memastikan air-air yang dipindahkan ke jerigen itu dalam keadaan bersih.

Pasalnya, lumpur dan kotoran lainnya tampak mengendap di dasar bak penampung itu. Makanya, saat menggayung, harus ekstra hati-hati agar kotoran-kotoran itu tidak mengapung yang bisa saja ikut dimasukan ke dalam jerigen.

Tak ada rotan, akar pun jadi. Warga tetap memilih untuk mengambil air di sumber itu. Pasalnya, sumber air tersebut merupakan satu-satunya yang dekat dengan perkampungan.

Menanggapi hal tersebut pada tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur membantu warga Desa Rana Masak membangun Proyek Air Minum bersih.

Kepala Desa Rana Masak Fransiskus Hada mengatakan bahwa pada tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur membantu warga Desa Rana Masak dengan pembangunan air minum bersih yang diambil dari mata air, yang berada jauh dari pemukiman warga.

"Pada tahun 2020 pak, Pemkab matim bangun Air minum bersih di Desa kami", kata dia.

Dengan adanya pembangunan tersebut, diakuinya, Warga Desa Rana Masak tak lagi mengambil atau menimba air dari Sungai Wae Bobo.

Halaman:

Editor: Bojes Seran


Tags

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah