Kabupaten Malaka Mendapat Perhatian dari Komisi V DPRD NTT Terkait Pembuatan Tanggul

- 26 Februari 2022, 19:46 WIB
Bupati Malaka, Pose bersama Ketua Komisi V, Yunus Takandewa (Baju Merah) dan Emanuel Kolfridus (Baju Putih) dalam acara penyerahan bantuan tenun ikat di lokasi pemukiman transmigrasi Uluklubuk
Bupati Malaka, Pose bersama Ketua Komisi V, Yunus Takandewa (Baju Merah) dan Emanuel Kolfridus (Baju Putih) dalam acara penyerahan bantuan tenun ikat di lokasi pemukiman transmigrasi Uluklubuk /Fecos/Vox Timor

VOX TIMOR - Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi V DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Yunus Takandewa dan Emanuel Kolfridus di Wilayah Kabupaten Malaka, membawa harapan baru bagi masyarakat korban banjir bandang Benenai.

Yunus memberikan atensi terhadap upaya bantuan pemerintah provinsi terhadap bantuan tanggul di wilayah Malaka.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi V Yunus Takandewa dalam sambutannya Jumat, 25 Februari 2022 dalam kegiatan penyerahan bantuan alat tenun ikat dan peresmian jalan di lokasi pemukiman transmigrasi Uluklubuk.

Baca Juga: Bupati Malaka Bersama Sejumlah OPD Sidak DAS Benenai di Desa Naimana

Terkait hal ini, Yunus yang juga alumni GMNI itu menyampaikan kepada Kepala Dinas (Kadis) PUPR dan kepala BPDP untuk segera duduk bersama dan merancang projek proposal untuk dikirimkan ke Bandan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Waktu itu Saya dan bapak Eman pernah bertemu mantan Kepala BNPB, bantuan itu sifatnya open. Jadi kapan saja proposalnya masuk akan segera didiskusikan", ungkap ketua komisi V kepada dua pimpinan OPD itu.

Politisi PDIP sekaligus sekretaris DPD PDIP NTT ini mengatakan, kabupaten Malaka akan menjadi perhatian dan diatensi terkait enam tanggul untuk segera dirangkumkan dan diusul ke BNPB.

Baca Juga: Bupati Simon: Jangan Membawa Bantuan ke Motaulun dan Weulun Untuk Kepentingan Lain

Ia juga memberi apresiasi kepada Bupati Malaka, Dr.Simon Nahak,SH.,MH yang konsen terhadap pembangunan di wilayah Kabupaten Malaka yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste dan Australia. ***

Editor: Frederico Da Costa


Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah