Suporter Perseftim Ricuh, Akankan Sanksi Hampiri Perseftim?

- 24 September 2022, 17:13 WIB
Ketua Komisi Disiplin Asprov PSSI NTT Lukman Hakim sebur pesan barantai Perseftim Flores Timur kena sanksi, hoaks. El Tari Memorial Cup 2022 Lembata   Artikel ini telah tayang di Tribunflores.com dengan judul El Tari Memorial Cup, Hoaks! Isi Pesan Berantai Tentang Sanksi Untuk Perseftim Flores Timur
Ketua Komisi Disiplin Asprov PSSI NTT Lukman Hakim sebur pesan barantai Perseftim Flores Timur kena sanksi, hoaks. El Tari Memorial Cup 2022 Lembata Artikel ini telah tayang di Tribunflores.com dengan judul El Tari Memorial Cup, Hoaks! Isi Pesan Berantai Tentang Sanksi Untuk Perseftim Flores Timur /Istimewa/

VOX TIMOR-Perse Ende secara resmi dinyatakan lolos ke babak semifinal Liga 3 El Tari Memorial Cup 2022 Lembata, kendati laga Perse Ende vs Perseftim Flores Timur tidak selesai.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora 99, Jumat 23 September 2022 itu berakhir ricuh dan berhenti pada menit ke 38 akibat ulah suporter Perseftim Flotim.
 
Kericuhan itu dipicu oleh aksi anarkis oknum suporter Perseftim Flores Timur yang tidak mau menerima kekalahan.
 
Hal itu disampaikan Lukman Hakim, Ketua Komisi Disiplin Asprov NTT kepada media dalam perebutan tiket semifinal El Tari Memorial Cup tersebut.
 
Dia menerangkan, sisa waktu pertandingan antara Perse Ende vs Perseftim lagi 7 menit.
 
"Waktu normal yang berjalan 38 menit. Artinya sisa pertandingan 7 menit. Kurang dari sepuluh menit kita anggap selesai apalagi dengan kondisi seperti tadi," katanya.
 
Sebelum terjadi kericuhan, Perse Ende sudah unggul atas Perseftim Flores Timur dengan skor 1-0.
 
Gol Perse Ende tercipta di babak pertama, di menit ke 22, melalui kaki Servin Galo, pemain bernomor punggung 7.
 
Servin memanfaatkan umpan lambung dari rekannya, Adi Atep, Kapten Perse Ende. Bola Adi dari sisi kanan gawang Perseftim Flores Timur jatuh di kaki Servin dan berhasil dimasukan ke gawang.
 
Skor ini bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, pemain Perse Ende enggan memasuki lapangan pertandingan karena melihat aksi oknum suporter Perseftim Flores Timur yang mulai ribut.
 
Puncaknya pada menit ke 83, oknum suporter melempar batu, botol dan kayu ke dalam lapangan. Bahkan mereka merangsek masuk ke dalam lapangan dan merusak bench ofisial dan mengejar para pemain dan suporter Perse Ende.
 
Lukman juga menyebut, Perseftim Flores Timur sudah pasti tidak bisa lolos ke partai berikutnya yakni semifinal, karena menderita kekalahan.
 
 
Terkait sanksi, pihak Asprov PSSI NTT bakal memutuskan dalam sidang lengkap Komisi Disiplin di Kupang, setelah itu baru diumumkan ke publik.
 
"Hukuman lanjutan tidak bisa diputuskan disini, nanti setelah selesai baru diputuskan bersama di Kupang soal pengrusakan fasilitas secara massal oleh Perseftim Flores Timur," tandas Lukman.
 
 
ASPROV NTT Buka Suara

Kerusuhan suporter dalam laga Perseftim Flores Timur kontra Perse Ende menjadi perhatian serius pemerhati bola se-NTT. Akibat ulah anarkis suporter Perseftim yang tidak bertanggungjawab ini wajah sepakbola NTT kembali tercoreng.

Menyikapi permasalahan ini, Asprov PSSI NTT dalam konfrensi pers, Jumat,23 September 2022,malam. Pengurus Asprov PSSI NTT, mengatakan, ada dua poin penting yang telah diambil oleh Komisi Disiplin Asprov PSSI NTT.

 

Pertama, terkait hasil laga terakhir antara Perseftim Flores Timur vs Perse Ende. Diputuskan, tim Perse Ende sebagai pemenang dengan skor tetap 1-0 dan berhak melaju ke babak semifinal Liga III ETMC Lembata.

“Keputusan ini sesuai Peraturan Umum Pertandingan PSSI Pasal 20 tentang keadaan memaksa ayat 7 menyatakan bahwa pertandingan yang terhenti oleh suatu sebab yang tidak dapat dihindarkan seperti lapangan tergenang air, cuaca buruk, gangguan penerangan lampu stadion, gangguan penonton dan atau gangguan keamanan, apabila waktu pertandingan tersisa 10 menit atau kurang dari 10 menit maka pertandingan tersebut dinyatakan selesai dan tidak perlu dilanjutkan,” tegas Lukman Hakim, Ketua Komisi Disiplin Asprov PSSI NTT.

Kedua, terkait kerusuhan suporter saat laga antara Perseftim Flores Timur vs Perse Ende, keputusannya belum bisa diambil saat ini. “Sambil menunggu selesainya kompetisi Liga III ETMC XXXI Lembata digelar, kami juga masih perlu pendalaman atas temuan-temuan dilapangkan untuk menghasilkan sebuah keputusan yang tepat,” katanya.

Karena itu, pihaknya hanya memberikan keputusan terkait pertandingan antara Perse Ende vs Perseftim Flores Timur.

“Fokus kita adalah memutuskan pertandingan antara Perse Ende dan Perseftim Flores Timur. Sementara hukuman lanjutan kami tidak bisa memutuskan disini karena mesti ada rapat bersama di tingkat pengurus yang dilakukan di Kupang”, kata Lukman Hakim.

 

Dia juga menyampaikan fakta lapangan, bahwa sesuai laporan dari pengawas pertandingan serta bukti rekaman video dari panitia pelaksana terlihat telah terjadi aksi pelemparan botol-botol air mineral, batu dan lain-lain ke dalam lapangan serta pengrusakan fasilitas Gelora 99 secara masal oleh suporter Perseftim sehingga pertandingan terhenti dan tidak dapat dilanjutkan karena alasan keamanan.

Halaman:

Editor: Bojes Seran


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah