Warga Asal Inggris Akhirnya Minta Maaf, Gegara Dapat Ancaman Usai Hina Batik Milik Indonesia

- 18 November 2022, 18:42 WIB
Tangkap layar postingn youtuber Inggris yang menghina batik Indonesia/Instagram ctd.insider
Tangkap layar postingn youtuber Inggris yang menghina batik Indonesia/Instagram ctd.insider /

VOXTIMOR - Seorang warga Inggris yang mengaku sebagai political youtuber, Mahyar Tousi akhirnya membuat klarifikasi atas statusnya yang dianggap menghina batik.

Selain itu, dia mendapat ribuan komentar dari warganet Indonesia, berisi cacian dan hinaan balik atas tindakannya terkait pakaian batik, yang dikenakan kepala negara G20 dan tamu undangan.

Mendapat serangan, Tousi akhirnya membuat tiga cicitan baru untuk klarifikasi.

Baca Juga: Bupati Simon Nahak Akui Masyarakat Adat di Kabupaten Malaka Selalu Beri Inspirasi dan Kekuatan

Dia mengaku, mendapat ancaman pembunuhan atas status yang dibuatnya itu. 

"Menyusul sejumlah ancaman pembunuhan dan pesan dari warga negara Indonesia dan pejabat pemerintah, saya ingin menyampaikan foto ini yang diunggah di media sosial oleh banyak dari kita di Inggris yang telah menyebabkan pelanggaran di Indonesia," kata Tousi lewat akun Twitter @MahyarTousi dikutip Voxtimor, Jumat 18 November 2022.

"Kami biasanya menemukan politisi kami menjadi kaki tangan kelompok dan budaya untuk tujuan PR (public relation) … ngeri dan berusaha keras. Tidak ada niat untuk menyinggung tradisi budaya mana pun. Kami akan mengkritik politisi bahkan jika mereka mengenakan hoodie London timur hanya untuk "berhubungan" dengan daerah tersebut," kata Tousi memberi klarifikasi.

Baca Juga: Timnas Belanda Paling Diunggulkan, Simak Jadwal dan Peta Persaingan Grup A Piala Dunia 2022

"Semua budaya dan tradisi memiliki karakteristik uniknya masing-masing dan tidak boleh dihina secara acak, atau dimanfaatkan oleh politisi dan selebritas untuk tujuan mencari perhatian," kata Tousi yang secara tersirat mengakui jika budaya sebuah negara tidak boleh dihina.

Halaman:

Editor: Anang Fauzi


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah