Vatikan Beri Klarifikasi Soal Dugaan Pelecehan Seksual Uskup Belo

- 30 September 2022, 08:09 WIB
Uskup Belo yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.
Uskup Belo yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. /REUTERS/Darren Whiteside

VOX TIMOR - Vatikan merespons laporan majalah Belanda mengenai pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh  Carlos Felipe Ximenes Belo atau Uskup Belo dari Timor Leste.

Pasalnya, Carlos Filipe Ximenes Belo atau yang dikenal sebagai Uskup Belo dari Timor Leste tengah menjadi sorotan. Namanya dikaitkan dengan dugaan pelecehan seksual anak-anak.

Melansir berbagai suber, dua korban itu membuka pengalaman masa alunya kepada media Belanda De Groene Amsterdammer pekan ini. 

Baca Juga: Masyarakat Diminta Melaporkan, Bila Ada ASN Yang Melanggar Netralita Pada Pemilu 2024

Juru Bicara Vatikan Matteo Bruni, seperti dikutip Kyodo News, Kamis, 29 September 2022, mengatakan bahwa dia mengetahui laporan itu dan akan "memeriksa informasinya."

Majalah mingguan Belanda De Groene Amsterdammer menerbitkan laporan investigasi yang mengungkap dugaan pelecehan seksual Belo terhadap beberapa anak laki-laki di kediamannya di Dili dan tempat-tempat lain pada periode 1980-an dan 1990-an. Liputan investigasi itu dimulai pada 2002.

Majalah itu mengutip beberapa korban laki-laki yang mengatakan bahwa pastor yang kini berusia 74 tahun itu, memberi anak-anak lelaki itu uang setelah melecehkan mereka. Adapun para korban tersebut hidup dalam kemiskinan ekstrem.

Baca Juga: Polisi Tangkap Polisi! Propam Polda NTT Periksa Polisi Tembak Warga Sipil

"Kami takut membicarakannya. Kami takut menyampaikan informasi itu," kata seorang korban  kepada majalah tersebut,.

Berdasarkan investigasi De Groene, jumlah korban diduga lebih banyak lagi. De Groene berbicara dengan 20 orang yang mengetahui kasus ini seperti pejabat tinggi, pejabat pemerintah, politisi, pekerja LSM, orang-orang dari gereja dan profesional.

Lebih dari separuh dari mereka secara pribadi mengenal seorang korban, sementara yang lain tahu tentang kasus tersebut dan sebagian besar membahasnya di tempat kerja.

Baca Juga: Perse Ende Raih Juara ETMC 2022 atau Liga 3 NTT

De Groene juga berbicara dengan korban lain yang tidak mau menceritakan kisah mereka di media.

Sejauh ini belum ada tanggapan dari Uskup Belo. Uskup Belo sempat mengangkat telepon De Groene, tetapi kemudian segera menutupnya. 

Kantor Kedutaan Besar Timor Leste di Jakarta mengenai masalah ini, namun belum ada tanggapan.

Uskup Carlos Filipe Ximenes Belo bukan hanya pemimpin kuat gereja Katolik Roma Timor Leste, tetapi juga pahlawan nasional dan mercusuar harapan bagi rakyatnya.

Baca Juga: Viral! Ada Penampakan Burung Merpati Putih di Patung Bunda Maria Setinggi 16 Meter di TTU

Pada 1996, Belo menerima Hadiah Nobel Perdamaian, bersama dengan aktivis dan diplomat José Ramos-Horta, presiden Timor Leste saat ini.***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor: Anang Fauzi


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah