Selain Jerman, Indonesia Ikut Mengutuk Pelaku Pembakaran Al-Quran di Swedia

- 24 Januari 2023, 19:53 WIB
Video viral aksi SARA seorang pria membakar Alquran memicu kerusuhan di Swedia.
Video viral aksi SARA seorang pria membakar Alquran memicu kerusuhan di Swedia. /Kolase//Kolase

4 Fakta Pembakaran Al-Quran Swedia

Pembakaran Al-Qur'an Swedia kembali dilakukan oleh seorang ekstremis sayap kanan Swedia-Denmark. Kejadian itu terjadi di depan Kedutaan Besar Turki di Stockholm, Swedia pada Sabtu (21/1) lalu.

Aksi pembakaran Al-Qur'an ini dilakukan ketika Swedia sedang berjuang meyakinkan Presiden Recep Tayyip Erdogan agar bisa mendapatkan izin bergabung dengan NATO.

Baca Juga: Lowongan CPNS 2023 Segera Dibuka, Berikut Informasinya

Rasmus Paludan pria 41 tahun disebut mempunyai izin untuk membakar salinan Al-Qur'an di depan gedung.

Bertepatan dengan dua demonstrasi terkait yang direncanakan untuk memprotes Turki.

Paludan sendiri ialah pria keturunan Denmark-Swedia yang mengatakan ingin 'menandai kebebasan berbicara' usai digantungnya patung Presiden Turki Tayyip Erdogan di dekat balai kota Stockholm hingga memantik amarah Turki. Swedia juga mengutuk aksi ini.

Keputusan guna mengizinkan pembakaran salinan Al-Qur'an ini terjadi di tengah hubungan yang tegang antara Swedia dan Turki, usai keputusan terakhir terkait pengajuan Swedia masuk NATO.

Baca Juga: Berikut Cerita Lengkap, Orang Hilang Hingga jadi Tersangka Mutilasi

Lalu sebenarnya apa saja deretan fakta tentang pembakaran Al-Qur'an Swediaini? Dirangkum dari beragam sumber, berikut adalah ulasan selengkapnya beserta kronologi.

Halaman:

Editor: Oktavianus Seldy Berek


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah