Selama Satu Jam, Presiden Turki Telepon Vladimir Putin Minta Hentikan Invasi Rusia ke Ukraina

- 8 Maret 2022, 02:30 WIB
Hubungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) tampaknya runtuh usai ancaman nuklir Rusia memicu kepanikan NATO terkait konflik di Ukraina.
Hubungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) tampaknya runtuh usai ancaman nuklir Rusia memicu kepanikan NATO terkait konflik di Ukraina. /REUTERS/Sergei Karpukhin

Vox Timor - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dilaporkan menelepon Presiden Rusia Vladimir Putin pada Minggu 6 Maret 2022.

Mengutip Pikiran Rakyat, Erdogan via obrolan telepon selama satu jam meminta Putin untuk segera menghentikan invasi Rusia di Ukraina.

“Presiden Erdogan yang mengatakan bahwa gencatan senjata bukan hanya meredakan kekhawatiran kemanusiaan masuk. Tapi itu juga memberikan kesempatan untuk pencarian solusi politik, memperbarui imbauannya untuk membuka jalan perdamaian bersama,” demikian pernyataan pemerintah Turki seperti dikutip Vox Timor dari Pikiran Rakyat, Selasa 8 Maret 2022.

Baca Juga: Perang Belum Selesai, Hacker Rusia Terus Serang Situs Pemerintahan Ukraina

“Erdogan menekankan pentingnya mengambil langkah-langkah mendesak demi mencapai gencatan senjata, membuka jalur bantuan kemanusiaan, dan mendandatangani perjanjian damai.”

Baca Juga: MotoGP: Marc Marquez Akan Temui Presiden Jokowi

Pemerintah Rusia kemudian menyatakan bahwa Putin mengarakan kepada Erdogan, Kremlin akan menghentikan agresi jika Ukraina berhenti melawan. Putin juga mengatakan agar Ukraina segera memenuhi permintaan Rusia.

Baca Juga: Heboh! Senator AS Seruhkan Pembunuhan Presiden Vladimir Putin, Protes Invasi Rusia ke Ukraina

Turki sendiri punya perbatasan dengan Rusia dan Ukraina di Laut Hitam. Hubungan Ankara dengan dua negara itu pun bagus.

Halaman:

Editor: Emanuel Dile Bataona

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah