Invasi Rusia ke Ukraina, PBB: 227 Warga Sipil Tewas dan 525 Ukraina

- 3 Maret 2022, 19:42 WIB
Ilustrasi warga Ukraina yang tengah mengungsi. satu juta warga Ukraina mengungsi ke negara tetangga dalam sepekan terakhir.
Ilustrasi warga Ukraina yang tengah mengungsi. satu juta warga Ukraina mengungsi ke negara tetangga dalam sepekan terakhir. /Pixabay/jdblack

Vox Timor - Kantor PBB untuk HAM pada Rabu (2/3) mengonfirmasikan bahwa sebanyak 227 warga sipil tewas dan 525 yang terluka di Ukraina hingga 1 Maret menyusul invasi Rusia ke Ukraina.

Di Washington, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan bahwa serangan Rusia Kantor PBB untuk HAM pada Rabu 2 Maret 20222 mengonfirmasikan bahwa sebanyak 227 warga sipil tewas dan 525 yang terluka di Ukraina hingga 1 Maret menyusul invasi Rusia ke Ukraina.

Di Washington, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan bahwa serangan Rusia memusnahkan target non-militer, namun tidak langsung menuding Moskow sengaja menargetkan warga sipil.

Baca Juga: Dampak Invasi Rusia, China Mulai Evakuasi 6.000 Warganya dari Ukraina

“Kami memantau secara saksama apa yang terjadi di Ukraina saat ini, termasuk apa yang terjadi pada warga sipil. Kami mempertimbangkan itu, kami mendokumentasikannya dan kami ingin memastikan, salah satunya, bahwa ada pertanggungjawaban atas itu (semua),” kata Blinken kepada awak media, dikutip Vox Timor dari ANTARA.

Kantor PBB untuk HAM melalui pernyataan mengatakan bahwa sebagian besar korban disebabkan oleh penggunaan senjata peledak, “termasuk penembakan dari artileri berat dan sistem peluncur roket multiple serta serangan udara. Akibatnya, area terdampak pun meluas.

Baca Juga: WHO Serukan Jalur Darat Darurat Aman, Bagi Truk Logistik Tabung Oksigen Medis ke Ukraina

Pihaknya mengaku yakin bahwa jumlah korban tewas sesungguhnya dalam konflik kedua negara itu “jauh lebih tinggi”, terutama di wilayah kekuasaan pemerintahan, karena laporan di sejumlah area pertempuran sengit tertunda.

Invasi Rusia belum mencapai tujuan Presiden Vladimir Putin yang ingin menggulingkan pemerintahan Ukraina.

Halaman:

Editor: Emanuel Dile Bataona

Sumber: ANTARA


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah