Waduh! BAP Putri Candrawathi Berbeda Dengan Keterangan Saksi Lain

- 6 September 2022, 22:25 WIB
Akhirnya Terungkap Om Kuat ‘Bopong' Putri Candrawathi di Kamar Mandi Rumah Magelang, Anjas ‘Bukan Brigadir J'
Akhirnya Terungkap Om Kuat ‘Bopong' Putri Candrawathi di Kamar Mandi Rumah Magelang, Anjas ‘Bukan Brigadir J' /nttmediaexpress/Marto/

VOX TIMOR - Berita acara pemeriksaan (BAP) Putri Candrawathi berbeda dengan keterangan saksi lain dalam kasus meninggalnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat yang menuai sorotan khusus.

Selain berseberangan dengan Polri, narasi tersebut dianggap membuat motif pembunuhan Yoshua akan semakin sulit terungkap.

Anggota Komisi III DPR Dipo Nusantara mengatakan, narasi dugaan kekerasan seksual dalam peristiwa pembunuhan Yosua memang sulit diterima.

Baca Juga: Terjerat Drama Duren Tiga, Begini Komentar Irjen Fadil Imran Sebelumnya.

Sebab, Polri jelas-jelas sudah mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3).

Dalam berita acara pemeriksaan (BAP) konfrontasi Putri terkait dengan narasi pelecehan seksual tersebut. Dalam BAP itu, Putri menceritakan kejadian di Magelang pada 7 Juli sekitar pukul 18.00 sampai 19.30.

Saat itu Yoshua disebut masuk ke kamarnya. Putri menyebut dirinya sedang tidak enak badan.

Baca Juga: Drama Prank Ferdy Sambo di Duren Tiga Bakal Menyeret 3 Kapolda, Siapakah Mereka?

Istri eks Kadivpropam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo tersebut menyatakan bahwa Yoshua memaksanya untuk berdiri dan menuju pintu.

”Lalu, Yosua membuka pintu kasa dan sambil jalan ke arah keluar pintu kaca,” ujar Putri dalam BAP.

Pada saat itu, Putri mengaku sengaja menyenggol keranjang tumpukan pakaian yang sudah disetrika.

Dia juga menendang-nendangkan kakinya ke pintu kasa dengan harapan ada orang yang mendengar.

Baca Juga: Nama Kapolri Ikut Disebut, Terbaru Brigjen Hendra Akui Diperintah Ferdy Sambo Temui Kapolri

”Setelah posisi saya berada di depan pintu kasa, saya tidak melihat ada orang di sekitar tangga,” tuturnya.

Putri lalu mengatakan bahwa, Yoshua mengempaskan tubuhnya hingga terjatuh di depan pintu kamar mandi yang posisinya berhadapan dengan pintu kaca dan berada di depan pintu kamar.

”Saya terjatuh saat itu, terduduk menyandar ke keranjang pakaian kotor dengan posisi kaki lurus,” terangnya.

Baca Juga: Nama Kapolri Ikut Disebut, Terbaru Brigjen Hendra Akui Diperintah Ferdy Sambo Temui Kapolri

Keterangan Putri dalam BAP itu bertentangan dengan saksi lain. Salah satunya, keterangan saksi S.

Dalam keterangannya, S menyebutkan bahwa dirinya melihat Yosua masuk ke kamar Putri, lalu mendengar suara mendesah.

”Artinya, itu (keterangan Putri) bisa terbantahkan,” terangnya.

Dipo menyebut keterangan Putri yang tertuang dalam BAP itu sangat mungkin menjadi acuan Komnas HAM dan Komnas Perempuan untuk menyimpulkan terjadinya dugaan kekerasan seksual.

Baca Juga: Kapolri Bantah Terima Uang Judi Dari Ferdy Sambo, Setelah Diduga Terlibat Konsorsium Judi 303

”Kalau berdasar keterangan satu pihak saja, tentu belum bisa disimpulkan terjadi pelecehan,” ujar politikus PKB tersebut.***

 

 

 

 

 

 

 

Editor: Anang Fauzi


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah