6 Tips Orang Tua Ajari Anak Gunakan Media Sosial

- 18 Desember 2022, 10:01 WIB
Ilustrasi anak - anak bermain media sosial
Ilustrasi anak - anak bermain media sosial /bojes seran/

 
 
VOX TIMOR - Di era digital seperti saat ini, banyak anak-anak yang sudah diberi akses oleh orang tuanya untuk menggunakan media sosial. Beberapa platform media sosial sebenarnya memiliki aturan terkait usia minimal penggunanya, yaitu antara 13 – 16 tahun. Namun, tak sedikit anak di bawah usia tersebut yang sudah tertarik untuk membuat akun media sosial dan menggunakannya sendiri.
 
 
Penelitian yang dilakukan sebuah layanan komunikasi di Inggris pada tahun 2022 menunjukkan bahwa 33 persen orang tua dari anak-anak berusia 5 – 7 tahun dan 60 persen anak usia 8 – 11 tahun mengaku bahwa anaknya sudah memiliki akun media sosial sendiri. Hal itu tentunya tidak bisa dipandang sebelah mata, mengingat bahwa anak mungkin belum bisa menggunakan media sosial dengan baik dan bijak.
 
Nah Moms, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, berikut beberapa tips dalam mengajari anak menggunakan media sosial dengan bijak sebagaimana dikutip dari Parents.
 
1. Bicarakan tentang Media Sosial Sejak Dini
 
Jika anak mulai menunjukkan ketertarikannya dengan media sosial, jangan diabaikan, Moms. Sebaiknya, ajak anak diskusi tentang apa yang ia pikirkan soal media sosial. Sebab, jika Anda tidak membicarakannya, anak mungkin akan mencari tahu sendiri lewat teman atau orang lain yang mungkin bisa jadi informasi tersebut justru akan menjerumuskan si kecil.
 
 
"Dalam pengalaman saya, anak-anak tidak diberitahu tentang Instagram dan aplikasi media sosial lainnya dari orang tua mereka, mereka belajar dari teman, kakak, atau influencer lainnya. Jadi, penting bagi orang tua untuk berperan aktif dalam mendorong percakapan,” jelas Ana Homayoun, MA, PPS., pakar media sosial dan penulis Social Media Wellness: Helping Tweens and Teens Thrive in a Unbalanced Digital World.
 
2. Tumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Anak
 
Selain mengajak berdiskusi, penting bagi orang tua untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis pada anak tentang media sosial. Misalnya, tanyakan pada anak apa yang ia ingin tahu tentang media sosial, apa yang ingin diunggah, berapa lama kemungkinan ia akan memainkannya, dan bagaimana pendapatnya jika ada sesuatu yang tidak ia sukai dari media sosial.
 
Dengan begitu, anak akan terdorong untuk berpikir terlebih dahulu sebelum membuat akun media sosial.
 
3. Utamakan Privasi
 
Jika anak sudah memutuskan untuk membuat akun media sosial, Anda perlu memantau penggunaannya, Moms. Selain itu, dorong anak untuk menyetel mode privasi di akunnya, sehingga ia bisa membatasi siapa saja yang dapat mengikutinya dan melihat unggahannya.
 
4. Jelaskan tentang Aturan Bermedia Sosial yang Baik
 
Meski tidak ada aturan tertulis soal cara menggunakan media sosial yang baik, Anda mungkin bisa berpatokan pada norma sosial yang berlaku. Misalnya, tidak boleh melakukan bullying, memberikan komentar negatif di unggahan orang lain, dan mengunggah konten negatif. Dengan begitu, anak akan belajar untuk mengendalikan perilakunya di media sosial.
 
5. Tetapkan Batasan Waktu
 
Tetapkan batasan waktu yang tegas kapan anak boleh bermain media sosial. Anda mungkin bisa mengatur waktu di pengaturan ponsel dengan menyetel pengingat batas waktu harian bermain media sosial.
 
 
6. Jadilah Contoh
 
Hal yang penting dalam mengajari anak menggunakan media sosial dengan bijak adalah menjadi contoh yang baik. Ya Moms, tak hanya mengajari, Anda juga perlu menjadi contoh bagaimana cara menggunakan media sosial yang positif, sehingga anak bisa menerapkannya.***

Editor: Bojes Seran

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah