Jokowi: Minyak Goreng Belum Sesuai HET, Artinya Ada Permainan

- 20 April 2022, 15:31 WIB
Tegas! Presiden Jokowi Minta Aparat Usut Tuntas Mafia Minyak Goreng
Tegas! Presiden Jokowi Minta Aparat Usut Tuntas Mafia Minyak Goreng /Setkab.go.id

VOX TIMOR - Presiden Jokowi melihat kebijakan penetapan harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng curah dan subsidi ke produsen tak berjalan efektif karena ada permainan

“Di pasar, saya lihat minyak curah banyak yang belum sesuai dengan HET yang kita tetapkan. Artinya, memang ada permainan,” ujarnya melansir laman Setkab, Rabu 20 April 2022. 

Jokowi juga mengomentari penetapan empat tersangka kasus dugaan korupsi crude palm oil (CPO) yang menyebabkan kelangkaan minyak goreng. 

Baca Juga: Ada Surat Terbaru Lagi dari MenPAN-RB untuk PNS dan PPPK, Jangan sampai Dilanggar!

Pada perkara itu Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menetapkan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Dirjen Perdaglu Kemendag) Indrasari Wisnu Wardhana, senior Manager Corporate Affairs Permata Hijau Group Stanley M. A. (SMA). 

Baca Juga: Waduh! Jokowi Minta Kejaksaan Agung Usut Tuntas Kasus Mafia Minyak Goreng

Kemudian Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia Master Parulian Tumanggor (MPT), serta General Manager bagian General Affairs PT Musim Mas Picare Togar Sitanggang (PT).

Baca Juga: Pasca Beredar 7 Video Mesum Dengan Istri Kades, Oknum Perangkat Desa di Belu Kabur

Presiden meminta aparat hukum untuk mengusut tuntas para mafia minyak goreng.

Baca Juga: Pasca Beredar 7 Video Mesum Dengan Istri Kades, Oknum Perangkat Desa di Belu Kabur

“Kemarin dari Kejaksaan Agung sudahmenetapkan empat tersangka urusan minyak goreng ini dan saya minta diusut tuntas sehingga kita bisa tahu siapa ini yang bermain ini bisa mengerti,” ujarnya. 

Baca Juga: BMKG Prakirakan Beberapa Wilayah Dilanda Hujan Disertai Petir, Waspada Cuaca Ekstrem di Jateng 3 Hari ke Depan

Jokowi juga menjelaskan alasan pemerintah menyalurkan BLT Minyak Goreng. 

Baca Juga: Ancaman 20 Tahun Bui Menanti Dirjen Kemendag Tersangka Ekspor Minyak Goreng

Presiden menilai bahwa saat ini minyak goreng masih menjadi masalah di tengah masyarakat. Ia pun berharap agar harga minyak goreng dapat kembali mendekati harga normal.

Baca Juga: Berikut Contoh Pidato Singkat Hari Kartini 21 April 2022 tentang Emansipasi Wanita

“Kita ingin harganya yang lebih mendekati normal. Jadi memang harganya tinggi, karena apa? Harga di luar, harga internasional itu tinggi banget sehingga kecenderungan produsen itu penginnya ekspor karena memang harganya tinggi di luar,” ujarnya.***

Editor: Emanuel Dile Bataona

Sumber: Setkab.go.id


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah