Antisipasi AKI di Matim, Bupati Agas Beri Pesan

- 19 Oktober 2022, 17:10 WIB
Bupati Manggarai Timur,Agas Andreas
Bupati Manggarai Timur,Agas Andreas /Istimewa/Bojes seran

VOX TIMOR-Untuk meningkatkan kewaspadaan dan dalam rangka pencegahan terhadap AKI di Kabupaten Manggarai Timur, Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, pada hari ini Rabu, 19 Oktober 2022, menyampaikan himbauan kepada masyarakat dan tenaga kesehatan.
 
Dirinya menyampaikan bahwa kepada seluruh tenaga kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan, baik RSUD Borong maupun Puskesmas di seluruh Manggarai Timur, untuk sementara ini agar tidak meresepkan obat-obatan dalam bentuk sediaan cair/sirup, sampai hasil penelusuran dan penelitian tuntas.

Kepada seluruh apotek/klinik/toko obat/praktek pribadi, kata Agas untuk sementara ini tidak memberikan atau menjual obat bebas dan atau bebas terbatas dalam bentuk cair/sirup kepada masyarakat sampai hasil penelusuran dan penelitian tuntas.

Kepada masyarakat dirinya mengimbau agar untuk pengobatan anak, sementara waktu tidak mengkonsumsi obat dalam bentuk cair/sirup tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Sebagai alternatif dapat menggunakan bentuk sediaan lain seperti tablet, kapsul, suppositoria (anal), atau sediaan lainnya.

Tak hanya kepada masyarakat, dirinya juga mengimbau kepada para orang tua yang memiliki anak usia kurang dari 6 tahun diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala penurunan jumlah air seni dan frekuensi buang air kecil pada anak; dengan atau tanpa demam, diare, batuk pilek, mual dan muntah.

“Kepada orang tua yang memiliki anak usia balita agar untuk sementara tidak mengkonsumsi obat-oabatan yg didapatkan secara bebas tanpa anjuran dari tenaga kesehatan yang kompeten, sampai adanya pengumuman resmi dari pemerintah”,kata dia.

Jika ditemukan kondisi  anak demam selama 7-14 hari dengan suhu tubuh diatas 37.50 C,  infeksi saluran cerna, muntah dan diare, batuk pilek dan tidak  berkemih(anuria) serta menurunnya volume urin maka disarankan untuk segera menghubungi tenaga kesehatan dan/atau segera ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Kepada keluarga pasien agar membawa atau menginformasikan obat yang dikonsumsi sebelumnya serta menyampaikan riwayat penggunaan obat kepada tenaga kesehatan”,tegas dia.

Perawatan anak sakit yang menderita demam di rumah, lebih lanjut, lebih mengedepankan tata laksana non farmakologis, seperti mencukupi kebutuhan cairan, kompres air hangat dan menggunakan pakaian tipis. Jika terdapat tand-tanda bahaya segera bawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

“Langkah pencegahan dengan mengedepankan protokol kesehatan, diantaranya dengan menjaga Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS), menjaga imunitas tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan air putih yang cukup, menjauhi makanan cepat saji serta minuma-minuman kaleng dengan pemanis terutama pada anak-anak balita”,ucap dia.
 
“Anak-anak adalah masa depan Manggarai Timur, kesehatan mereka hari ini adalah gambaran kualitas Manggarai Timur kedepan,” demikian ditegaskan oleh Bupati Manggarai Timur dalam pernyataannya.***

Editor: Bojes Seran


Tags

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah